Bentrok Desa di Bima Kondusif, Jalan yang Diblokir Akhirnya Dibuka

Bima – Setelah dua hari jalan penghubung Desa Kalampa dan Desa Dadibou diblokir warga. kini Minggu (28/5) jalan tersebut dibuka aparat gabungan TNI dan Polri. Tidak ada perlawanan saat pembukaan akses jalan tersebut. Bahkan Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli SH M.Si beserta para pejabat Polda NTB dan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri,  turun ke lokasi bentrok warga tersebut.

“Jalan sudah dibuka tadi. Usai pembukaan jalan, Kapolda NTB mengunjungi korban bentrok,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti.

Sebelumnya, Jumat (26/5) kemarin, terjadi bentrokan antara warga Desa Penapali dan Desa Dadibou. Bentrokan dipicu akibat kesalahpahaman warga kedua desa tersebut. Bahkan saat azan Jumat, kedua warga desa saling serang di persawahan.

Ketegangan semakin meluas melibatkan Desa Kalampa. Pasalnya, motor milik warga Desa Kalampa diduga dibakar warga Dadibou akibat salah paham. Membuat warga Kalampa ngamuk dan berniat saling serang. Imbasnya, jalan penghubung kedua desa diblokade warga Kalampa.

Warga Kalampa dan Dadibou nyaris saling serang. Aparat polisi yang datang melerai dan memukul mundur warga kedua desa. Namun diduga seorang warga Desa Talibiu yang berbatasan dengan Desa Kalampa terkena tembakan petugas di telinga, sehingga memicu tegangan yang meluas.

Marah akibat warganya terkena tembakan, puluhan warga Talibiu keluar ke jalan. Konflik yang melibatkan banyak desa tersebut berlangsung menegangkan. Warga Talibiu yang terkena tembakan aparat saat itu berada di bagian timur Desa Penapali.

Di satu sisi gabungan warga Penapali dan Talibiu terlibat saling serang menggunakan batu dan panah dengan warga Desa Dadibou. Namun, hari ini ketegangan tersebut dapat diatasi. Gabungan Polri dan TNI beserta pemerintah setempat dan tokoh-tokoh masyarakat mendatangi beberapa desa yang bentrok untuk mengimbau warga. Hingga saat ini situasi kembali kondusif, dan jalan penghubung kedua desa dibuka kembali. (ct)

foto: Kapolda NTB Drs. Firli, M.Si dengan Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri saat memantau pembukaan blokade jalan. (dok. Polda NTB)

Comments

comments