Melarikan Diri, Dua Tahanan BNNP Bali Ditangkap di Lombok

Mataram – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB berhasil meringkus dua dari empat tahanan kasus narkoba yang kabur dari ruang tahanan BNNP Bali. Empat tahanan tersebut kabur sejak Selasa (16/5) lalu. Dua dari empat pelaku lainnya ditangkap di Lombok.

Pelaku berinisial WLM alias Lengkong ditangkap di Lendang Home Stay, Jalan Raya Senggigi, Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Kamis (18/5) kemarin. Dia ditangkap di kamar nomor 3, sekitar pukul 16.30 Wita sore.

WLM merupakan pecatan polisi yang diduga mengajak para tahanan melarikan diri. Petugas BNNP NTB melakukan penangkapan terhadap tahanan tersebut, setelah melakukan penggalian informasi.

“Saat mendapat informasi, tim pun langsung terjun ke Senggigi. Kita melakukan penangkapan pada tahanan tersebut tanpa adanya perlawanan,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNNP NTB, AKBP Denny Priadi.

WLM merupakan pengedar sabu yang ditangkap pada 24 Januari 2017 lalu. Dia kedapatan menyimpan 13,05 gram sabu.

Sementara tahanan lainnya berinisial FA menyerahkan diri. Dia menghubungi rekannya yang juga menjadi tahanan melalui sambungan telepon. Dia meminta rekannya memberitahu petugas untuk menjemputnya di Terminal Mandalika, Kelurahan Sweta, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Sabtu (20/5) kemarin.

“Pada pukul 10.00 Wita kemarin, Kasi Sidik beserta Tim BNNP NTB berhasil mengamankan FA yang sudah menyerahkan diri di Terminal Mandalika, Mataram,” ungkapnya.

FA kemudian dikawal menyebrang menuju Bali. Di Pelabuhan Padangbai Bali petugas BNNP Bali telah menunggu dan menjemput tahanan tersebut kembali ke Kantor BNNP NTB.

FA merupakan tahanan kasus kepemilikan narkoba seberat 7,69 gram. Dia ditahan pada 12 Mei 2017 lalu oleh BNNP Bali.

Sementara dua tahanan lainnya berinisial HAS dan WPS ditangkap di wilayah Bali. Proses penangkapan tahanan kabur dilakukan dalam waktu tiga hari, semenjak tahanan tersebut melarikan diri. (ct)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *