Masuk Pekan ke Dua, 1.560 Kendaraan di Mataram Terjaring Operasi Patuh

Mataram – Razia Patuh atau Operasi Patuh Gatarin 2017 Polda NTB dan jajaran telah memasuki hari ke-10. Polres Mataram dan Polsek jajaran di hari ke 10 ini berhasil menindak 1.560 pelanggaran. Operasi tersebut menyasar kendaraan tanpa dokumen kendaraan dan kendaraan tidak laik jalan.

Kasubag Humas Polres Mataram, AKP I Made Arnawa yang ditemui, mengatakan kendaraang-kendaraan yang dirazia tersebut terjaring razia Polres Mataram dan enam Polsek jajaran.

“Pada Polres Mataram menjaring 1.085 kendaraan. Polsek Cakra 151 kendaraan, Polsek Mataram 110 kendaraan, Polsek Ampenan 132 kendaraan, Polsek Narmada 82 kendaraan, Polsek Gunung Sari dan Polsek Lingsar nihil, sehingga total 1.560 kendaraan,” ujarnya ditemui Jumat (19/5).

Sementara jenis kendaraan yang dirazia, sepeda motor sebanyak 1.522 kendaraan, empat unit truk, enam mobil pickup atau mobil barang sejenis, delapan mobil angkutan umum, dan 20 mobil pribadi.

Untuk profesi pengendara sendiri, urutan teratas masih diduduki oleh profesi swasta. “Sebanyak 888 pelanggar berprofesi sebagai swasta, 51 PNS, 393 mahasiswa dan 228 pelajar,” pungkasnya.

Pelanggaran tersebut didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan helm sebanyak 689 pengendara. Kemudian disusul 282 pengendara tanpa SIM atau SIM telah mati, 172 pelanggar tanpa STNK, 239 kendaraan tanpa perlengkapan layak kendaraan, 15 pelanggar melawan arus dan pelanggar-pelanggar lainnya.

Memasuki pekan terakhir operasi patuh, razia terus diintensitaskan oleh polisi. Hal tersebut guna menciptakan budaya patuh berkendara pada masyarakat di NTB. (ct)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *