Gila… Tahanan di Mataram Transaksi Narkoba di Pengadilan

Mataram – Peredaran narkoba tidak mengenal tempat, bahkan di pengadilan pun bisa jadi tempat transaksi barang haram tersebut. Bahkan dilakukan seorang tahanan yang usai menerima vonis hakim. Seorang tahanan yang menjalani putusan dalam kasus curanmor, nekat melakukan transaksi narkoba di ruang tahanan PN Mataram, Rabu (17/5) lalu.

Pelaku diketahui berinisial AS (25) asal Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. Meskipun saat itu dia mendengar vonis hakim atas kasus yang dilakukannya, pelaku masih sempat bertransaksi narkoba, meskipun saat itu dia divonis 1,4 tahun penjara.

“Kita mendapat informasi adanya kecurigaan di Pengadilan Negeri Mataram ada penitipan barang yang dicurigai. Kita mengantongi ciri-ciri pelaku. Saat para tahanan akan dibawa ke lapas, kita memeriksa satu per satu tahanan di halaman pengadilan,” ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat, S.Ag di Mapolda NTB, Jumat (19/5).

Tim Subdit I yang langsung dipimpin AKBP Cheppy kemudian membawa tahanan yang dicurai tersebut di ruang tahanan pengadilan. Saat itu pelaku digeledah, dan ditemukan narkotika jenis sabu yang tersimpan dalam bungkus rokok di daerah pantat pelaku.

“Kita melakukan pemeriksaan dengan disaksikan jaksa penuntut dan pegawai pengadilan. Diduga narkoba jenis sabu kita temukan di daerah mohon maaf pantat pelaku,” ungkapnya.

Menurut keterangan pelaku AS, sebelum persidangan dimulai, seseorang menitipkan narkoba tersebut padanya, untuk diantarkan pada pelaku atau pembeli lainnya. Pengantar narkoba tersebut berinisial RZ asal Kopang, Lombok Tengah. Dia menitipkan narkoba tersebut pada tahanan AS, untuk selanjutnya diserahkan pada HN asal Kuta Lombok Tengah di area pengadilan.

“Menurut pelaku, narkoba tersebut dititipkan oleh RZ sebelum sidang dimulai untuk diantarkan pada RZ. Namun kita masih mengembangkan proses transaksinya, karena kita tidak bisa meyakini 100 persen perkataan pelaku,” pungkasnya.

Kini polisi terus memburu pelaku RZ dan HN untuk menguak modus transaksi narkoba tersebut. Modus ini tergolong nekat karena dilakukan di dalam pengadilan. (ct)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *