Ternyata Rumah SBY yang Didemo Hasil Jerih Payah Membuat Perpres Sebelum Lengser

Rumah mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan, didemo ratusan orang. Demonstrasi terjadi pada Senin, 6 Februari 2017. Sekitar 300 orang mendatangi kediaman SBY.

Rumah baru SBY yang terletak di Kawasan Kuningan, merupakan hasil jerih payah SBY membuat Peraturan Presiden (Perpres) sebelum masa jabatannya berakhir, saat menjabat presiden dulu. Perpres tersebut ditandatangani pada 3 Juni 2014 atau lima bulan sebelum masa jabatannya berakhir.

Perpres Nomor 52 tahun 2014 tentang pemberian rumah bagi mantan presiden dan wakil presiden. Perpres tersebut sekaligus mencabut Keputusan Presiden Nomor 81 tahun 2004 dan Perpres Nomor 88 tahun 2007 era Megawati Soekarno Putri.

Sebelumnya, Perpres Nomor 81 tahun 2004 saat era megawati menyebutkan nilai pengadaan rumah bagi presiden dan wakil presiden Rp 20 miliar, kemudian pajak rumah tak ditanggung oleh negara, dan tidak ada kriteria khusus tentang rumah bagi mantan presiden dan mantan wakil presiden.

Namun sebelum berakhir jabatan, SBY mengubah Perpres tersebut. Sehingga kriteria rumah yang sebelumnya tidak ada, menjadi: rumah berada di wilayah RI, berada pada lokasi yang mudah dijangkau dengan jaringan jalan yang memadai, memiliki bentuk, keluasan, dimensi, desain, dan tata letak ruang yang dapat mendukung keperluan dan aktivitas mantan presiden atau mantan wakil presiden beserta keluarga, serta tidak menyulitkan dalam penanganan keamanan dan keselamatan mantan presiden dan wakil presiden. Hal tersebut tertuang dalam pasal 2.

Kemudian pada pasal 3 ayat (2), rumah bagi mantan presiden dan wakil presiden itu harus tersedia sebelum presiden dan wakil presiden berhenti dari jabatannya.

Pada era Megawati, pajak rumah tak ditanggung oleh negara. Namun, melalui Perpres tersebut, SBY mengubahnya dalam pasal 4 ayat (1) menjadi, anggaran untuk pengadaan rumah bagi mantan presiden dan/atau mantan wakil presiden dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bagian Anggaran Kementerian Sekretariat Negara paling lambat pada satu tahun anggaran sebelum presiden dan/atau wakil presiden tersebut berhenti dari jabatannya.

Dengan diterbitkannya Perpres tersebut, SBY memiliki rumah di Kawasan Kuningan sesuai dengan kriteria pada Perpres buatannya sendiri. Dari Perpres tersebut yang diubah kriteria pemberian rumah untuk SBY, membuat negara diduga menanggung ratusan miliar untuk pembelian rumah maupun properti pada rumah tersebut. (CT)

sumber foto: okezone.com

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *