Cuaca Buruk Enam Dusun di Sekotong Diterjang Banjir

Opininetizen.com-Lombok Barat —Enam dusun di wilayah Kecamatan Sekotong diterjang banjir sejak tiga hari yang lalu. Keenam dusun tersebut berada di Desa Sekotong tengah, di Dusun Mekar sari, Loang Baloq, Sekotong 1 dan Sekotong 2, Kemudian di Desa Cendik Manik, di Dusun Madaq 1 dan Madaq 2.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lobar sudah terjun kelokasi untuk melakukan penanganan. Menurut pihak BPBD, tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah Sekotong beberapa hari terakhir mengakibatkan saluaran drainase yang ada di wilayah tersebut meluap.

“Khususnya pasang yang ada di Sekotong Tengah, itu sudah tidak bisa menampung debit air, akhirnya terjadi banjir genangan,” terang Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Lobar, M Tohri yang di komfirasi, kemarin (12/1).

Agar genangan banjir tersebut surut, warga Dusun Mekar Sari terpaksan membuat saluran air darurat dengan cara menjebol jalan hotmik yang belum lama dibangun pemerintah. Hal ini dilakukan untuk mengalirkan air genangan yang ada di sekitar Dusun Mekar sari.

“dan itu terbukti bisa mengurangi genangan yang ada di wilayah pemukiman yang ada di Dusun Mekar Sari,” ujar Tohri.

Diakui Tohri, genangan banjir di Desa Sekotong tersebut sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu. Namun hanya di beberapa dusun saja. Dengan ketinggian air sekitar 20-30 centimeter.

abdul aziz

“Khusus yang terparah itu ada di Dusun Sekotong 1 itu (ketingginya) mau sampai lutut orang dewasa, dan sudah mau masuki rumah masyarakat,” jelasnya.

Kendati demikian kondisi tersebut sudah mulai berangsung-angsur surut seiring juga surutnya gelombang pasang di laut. Karena selain curah hujan yang tinggi, adanya gelombang pasang di pantai diperburuk dengan saluran drainase yang tidak mampu menampung air membuat terjadinya genangan banjir tersebut.

“itulah yang menghabat lajunya air yang mengalir ke kali dan terbuang ke pantai itu,” ungkapnya.

Sejauh ini belum ada kerugian materi yang diakibatkan genangan banjir tersebut. Namun akibat banjir tersebut berdampak kepada 280 KK yang ada di ke empat dusun tersebut.

“Materi tidak ada, tapi menggangu aktifitas masyarakat di situ,” sambungnya.

Hanya saja untuk dua Dusun di Desa Cendi Manik terdapat kerugian materi akibat genangan banjir tersebut. Dimana pada lokasi tersebut terdapat akses jalan yang terputus sehingga mengakibatkan sebagaian Dusun di Madak 1 terisolir.

Selain itu terdapat pondasi jembatan yang ada di kawasan dusun tersempat hampir mau jebol akibat terjangan banjir itu.

“Ini yang akan kita konsultasikan kepada pimpinan, apakah akan kita dibuat (jalan) penanganan darurat dengan karung dan pasir. Kalau dampak KK yang terkana disana ada 175 KK” ungkapnya.

Pihaknya masih melakukan pendataan dan melihat kondisi di lokasi untuk selanjutnya di berikan bantuan. Agar bantuan yang diberikan tepat sesuai yang dibutuhkan kepada masyarakat. wal

Comments

comments