Jelang Pilgub NTB 2018, Buzzer Politik Meningkat

Mataram – Meskipun Pilgub NTB diselenggarakan 2018 mendatang, namun dinamika politik menjelang pilgub mulai terlihat. Di beberapa group facebook, banyak netizen menjagokan pasangan masing-masing. Polarisasi mulai terbentuk di tengah masyarakat NTB.

Geliat pilgub pun menjadi arena bagi para pendukung untuk meraup dukungan. Media sosial merupakan sarana yang asyik untuk menyerukan dukungan terhadap masing-masing calon, hal tersebut karena Indonesia merupakan pengguna internet maupun facebook yang cukup besar.

Bahkan, beberapa buzzer politik mulai muncul di NTB untuk mempromosikan calon gubernur yang didukung. Dengan menggunakan foto profil gadis cantik dan anggun, para buzzer mulai mendulang dukungan bagi pasangan calon yang dijagokan. Sarana promosi bertambah mudah dengan atribut foto profil gadis cantik yang dicomot melalui google.

Salah satu buzzer dengan strategi klasik menggunakan akun dengan nama Husnul Khatimah. Beberapa jam sekali, dia mengupload foto yang menggambarkan nuansa keislaman, kemanusiaan, bahkan hal-hal religius lainnya untuk mendulang banyak like dan komentar.

Like dan komentar tersebut sangat berguna untuk menyelesaikan tugas bayaran sebagai buzzer. Setelah mendapat sekian banyak like dan komentar di setiap kiriman yang dia bagikan di facebook, tinggal menunggu kandidat mana yang akan menyewa jasa buzzer miliknya.

Setelah mendapat tawaran buzzer, maka dia akan menggantikan (mengedit) foto atau kiriman yang dibagikan menggunakan foto kandidat politik. Tentunya komentar maupun like dikiriman sebelumnya tidak akan berubah meskipun kiriman tersebut telah diedit.

Secara tidak langsung, tindakan tersebut justru merugikan kandidat politik yang menggunakan jasa buzzernya, karena kiriman dengan komentar dan like yang banyak adalah kiriman dengan jenis yang berbeda sebelumnya. Namun, kandidat politik mana yang mau peduli atau tahu di sela kesibukan berpolitik. Para buzzer di akhir tugasnya nanti akan mengirim tanda bukti berupa like dan komentar foto kandidat, yang tentunya dari kiriman yang telah diedit sebelumnya.

Jasa buzzer di NTB hingga saat ini mulai terlihat. Beberapa akun berparas wanita cantik mulai banyak dibuat menjelang Pilgub NTB. Bahkan di group-group facebook NTB telah banyak akun-akun anonim mulai menawarkan nama kandidatnya.

Cara kerjanya pun sederhana. Mula-mula mereka membagikan postingan atau status beserta foto seseorang yang hidupnya sederhana atau foto yang mengandung sensasi lainnya. Foto tersebut disertai status/caption bertulis, “Semoga yang like dan komentar bertulis ‘amin’ pada gambar ini diberi izin mencium Kabah.” Dengan cepat banyak orang nge-like dan berkomentar bertulis ‘amin’ pada foto tersebut. Jika like dan komentar telah banyak, maka foto dan status tersebut diganti dengan foto pasangan calon. Caption atau status akan berubah menjadi, “Semoga pasangan ini menang Pilkada.” Amiiiin, jawaban pengguna facebook di komentar sebelumnya. (ct)

foto/sosial media ilustrasi

Comments

comments