Jelang Lebaran, Polda NTB Turunkan Sebanyak 3.043 Personel

Mataram – Polda NTB mengerahkan sebanyak 3.043 personel dalam pengamanan menjelang lebaran 2017. Personel akan tersebar di sejumlah daerah yang dinilai rawan berdasarkan pemetaan Polda NTB. Hal tersebut diungkap Wakapolda NTB, Kombes Pol. Drs. Imam Margono saat berlangsungnya apel gelar pasukan dengan sandi Operasi Ramadniya Gatarin 2017 di Mapolda NTB, Senin (19/6).

Operasi Ramadniya Gatarin 2017 akan berlangsung selama 16 hari. Dimulai pada hari ini hingga 4 Juli mendatang. “Semua potensi kerawanan ada, cuma kita mengantisipasi itu. Contohnya masalah kemacetan lalu lintas, kerawanan kejahatan curas, curat dan curanmor. Kita juga antisipasi di sana,” ujar Wakapolda ditemui awak media.

Jumlah personel tersebut tidak hanya dari unsur Polri, tetapi juga aparat TNI dan instansi terkait lainnya. Pengamanan tersebut bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang sedang mudik.

“Kita persiapakan maksimal. Jadi semua potensi yang kita punya telah kita siapkan dalam rangka pengamanan lebaran. Jadi kita tidak pernah under estimate, kita masih bekerja dengan stake holder,” pungkasnya.

Titik rawan yang dipetakan Polda NTB meliputi bandara, terminal dan juga pelabuhan. Arus mudik lebaran memicu meningkatnya jumlah penumpang yang hendak mudik. Sehingga antisipasi kenyamanan masyarakat dari gangguan diprioritaskan Polda NTB.

“Contoh masalah kemacetan di BIL (LIA). Artinya rawan itu harus kita sadari di situ, banyak orang di luar yang datang ke sini. Kemudian di pelabuhan, juga di terminal, yang menggunakan jalur darat,” tutupnya. (ct)

Comments

comments