Hendak Dimadu, Seorang Perempuan di Lombok Tengah Aniaya Suaminya

Lombok Tengah – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Dusun Janggawana Selatan, Desa Persiapan Janggawana, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Seorang suami berinisial SR (33) dianiaya istrinya sendiri berinisial RN (18).

Kronologis bermula pada Minggu (11/6), saat kedua pasangan suami istri tersebut tengah tidur di kamar. Saat suaminya tertidur, tiba-tiba RN mengambil parang dan menebas korban di bagian bawah dagu. Korban kaget dan berusaha menangkis. Korban pun berteriak minta tolong.

Dua warga yang melihat korban kemudian melarikan korban ke Puskesmas Janapria. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka sayatan di bagian leher dengan lebar 10 cm dan panjang 6 cm. Dia mendapat 19 jahitan.

Selain itu korban juga mengalami luka di tangan kanannya dengan dengan panjang lima cm dan lebar dua cm, tangan korban terpaksa dijahit dengan 11 jahitan. Sementara di jari telunjuk kanan korban mengalami luka robek 10 cm dan mendapat lima kali jahitan.

Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Janapria. Di hadapan penyidik pelaku mengaku nekat melukai suaminya karena suaminya sering membohongi korban dan mengancam korban untuk dimadu.

Ini menjadi pelajaran bagi laki-laki hidung belang lainnya untuk tidak asalan poligami. Karena, tidak semua perempuan ingin dimadu, sama halnya dengan pria yang tidak ingin diselingkuhi. (ct)

Foto Ilustrasi

Comments

comments